masih tentang mu

tak mungkin bisa ku tepis.
senyummu begitu manis..
aku memang bodoh
ironis...
mana mungkin kita berbaris.

hati kita pun tak mungkin satu..
kau dipuncak dan aku di di tanah,tak mungkin untuk saling bertaut.
aku tak tau apa yang ku tulis ini, senyummu yang menggerakkan jariku

tinta ku mungkin berbaur air hati,.
 tapi siapa peduli,..
kau tetap tak mengerti,..
aku akan terus seperti ini.
mungkin suat saat kau sadari,mengganti tinta ku dengan hati,
menggoresnya degan lembut di di tepi pipi.

mungkin kau takkan pernah mengerti,
mungkin aku selamanya sendiri,menunggu dengan sambil terus menggores tinta ku...
.. sendiri,,
menggoreskan detik detik waktu yang tak pernah kembali,,
untuku mu,
untuk ku,,
sendiri,,,

Komentar

Postingan Populer