Dan Sinar Hangat Itupun Terbenam
ada
hal hal yang tidak bisa kita hindari dalam hidup
sombong
sekali jika kita berfikir bisa mengendalikan apa yang saat ini kita miliki, kita
inginkan.
bahkan untuk satu detik yang akan datang
sekalipun, kita sama sekali tak memiliki kuasa untuk menolak apalagi
mengendalikn bahkan satu hal saja.
seperti
yang sedang terjadi di hari hari menyebalkan ini,
kamu...
ingin sekali rasanya menjadi egois dan
menyalahkan semuanya kepadamu, namun apa daya, aku juga menjadi bagian dari
hari hari kelabu ini,,
aku
kira saat pertama kali kau datang dan masuk ke hari hari ku, setiap waktu
kedepannya pasti akan selalu bahagi, akan selalu penuh tawa karena mu.
namun lagi lagi aku lupa,bahkan harapan ku yang
paling sederhana sekalipun belum tentu di iyakan oleh takdir.
lagi lagi senyum yang
membuatku tertawa serta membuatku terus terus memikirkannya harus hilang
dari hari ku.
aku
tak tau, siapa yang patut disalahkan dalam hal ini. akukah yang salah, karena
tak pernah bisa membuatmu merasa bahagia meskipun aku sudah berusaha semampuku
unutuk itu.
atau kamu?,
sebab kau tak ingin bertahan disuatu tempat yang sangat menginginkan diri mu
untuk mengisinya, hatiku.
atau
takdir yang salah, sebab takdir sialan ini harus mempertemukan kita di waktu
yang sama sekali tidak tepat,, jarak jarak jarak,,, mungkin ini hal sialan
lainnya yang membuatku tak berdaya, bahkan hanya sekedar memohon agar kau tetap
menemani malam ku pun aku tak mampu.
mungkin
saja dibelahan malam yang lain, saat ini dirimu sudah tak lagi menatap bulan yang
sama denganku,, entahlah.
dan
ada pertanyaan menyebalkan yang memenuhi kepala ku, namun tak ingin aku dengar jawabannya
dari dirimu, tentang, kenapa baru sekarang kau pergi?, setelah sekian malam
berlalu denga tawamu yang manja itu, kau pikir mudah?, mengubur semua hal hal
mengasikkan yang pernah kau berikan dihari hariku setelah kau pergi nanti?.
dulu
saat pertama kali kau membuatku tertawa, dalam hati aku mengira, kalau sekarang
aku sudah menemukan alasan untuk tersenyum setiap hari, aku fikir aku telah menemukan alasan untuk
menjalani hari hari ku dengan tawa,,
bahkan dengan bodohnya aku befikir bahwa kamu
akan terus menjadi alasan ku tertawa dan membuatku tersenyum sendiri setiap kali saat aku memikirkanmu,
aku
fikir dirimu akan terus menjadi alasan untuk itu semua, selamanya,,
namun lihat sekarang, hanya dengan kata maaf sialan itu, lalu kau pergi dan
membuatku lagi lagi harus memungut kembali kepingan kepingan yang kau
lemparkan. kepingan kepingan yang awalnya susah payah aku rekatkan,,
namun
apa boleh buat,aku tak bisa memaksakan kehendakku terhadapmu.
dan
mungkin,ini bukan salahmu sepenuhnya, bahkan ini bukan salah siapa siapa, ini
bukan salahmu. mungkin takdir kita memang sampai disini,mungkin kamu hanya
dikirim takdir untuk sekedar membuatku merasakan bagaimana cara mencintai serta
takut kehilangan, untuk sementara waktu, sebab pada akhirnya kau pergi dan aku
tetap kehilanganmu juga.
dan
kehilangan selalu meninggalkan dua hal, yang jelas sekali adalah meninggalkan
luka, dan takut untuk mencari lalu memulai kembali, merekatkan sisa kepingan
yag berhasil aku pungut dan mempercayakannya pada genggaman baru.
dan
jika kau tau, sialnya, kehilangan mu kali ini membuatku benar benar takut untuk
mencari lagi, untuk mencari penggatimu yang bisa membuatku tertawa lepas seperti
yang kau lakukan dihari lalu.
kehilanganmu
membuat ku benar benar takut akan hal itu, dan dalam hati diam diam aku
berjanji, setelah ini, aku tak akan membuka hati untuk orang lain lagi, aku tak
ingin rasa sakit sialan saat kehilangan mu ini terjadi lagi terhadapap ku
dimasa depan nanti, semoga ini yang terakhir kali aku merasa kehilangan. dan
semoga ini terkahir kali aku harus merelakan seseorang dengan ikhlas
dan
untuk mu, yang pasti doa ku selalu yag baik baik, semoga memilih pergi dariku memberi
mu kebahagian dimanapun kau labuhkan hatimu selanjutnya, semoga kau menemukan
bahagia dengan laki laki pilihan mu kelak, bahagia yang tak kau dapat saat
bersamaku. atau tepatnya, bahagia yang tak ingin kau rasakan saat bersama ku.
dan
semoga apapun yang terjadi dihari hari mu selanjutnya, dirimu selalu diberi
hati yang kuat untuk selalu tersenyum,
sebab bagaimanapun juga, senyummu pernah menjadi hal yang sangat aku sukai, bahkan
hingga saat aku menulis ini.
dan seandainya,
hanya seandainya dirimu tidak mendapatkan hal hal yang kau inginkan saat
memutuskan pergi dariku dan menjalani hidup baru, atau bersama laki laki mu
kelak, atau kau rindu dengan segala hal bodoh yag pernah kita bicarakan sampai
larut malam, atau kau hanya sekedar ingin mencari tempat untuk mencurahkan semua
keluh kesahmu, hubungi aku.
aku akan tetap disini, menutup rapat rapat
pintu hati untuk wanita lain dan masih berharap dengan bodoh agar suatu saat
nanti dirimu lelah, lalu kembali pulang ke diriku,,dan kita bisa bersama lagi membicarakan
hal hal tak penting hingga larut malam...
namun, jika suatu saat dimasa depan nanti dirimu
telah menemukan bahagia mu,begitupun juga aku, saat kita sudah bahagia dengan
jalan kita masing masing, aku mohon, tetap ingatlah aku sebagai laki laki yang
pernah menemani mu tertawa dan membuatmu merasa nyaman meskipun sesaat dimasa
lalu. aku rasa,itu saja yang ingin aku katakan.
selamat
tinggal wanita istimewa yang pernah aku temui, tetaplah tersenyum tak peduli
apapun yang kau alami dihari hari mu selanjutnya, sebab kau sadari atau tidak,
senyummu bisa membuat seseorang diluar sana rela melakukan apapun untuk bisa
melihat senyum itu lebih lama, bahkan, selamanya...
aku masih
menyayangi mu dan akan tetap menyayangimu,,, entah sampai kapan,,,
Komentar
Posting Komentar