Dear You

Hujan turun sangat deras saat aku menulis ini.

Hay,, apa kabar?

 aku harap semua hal yang indah selalu menyertai mu.
 Ini aku, laki laki yang dulu pernah mengisi hari hari mu, dan mungkin juga laki laki yang dulu pernah menghabiskan  waktumu dengan percuma.
 ini aku,laki laki yang sama yang dulu pernah menggenggam tangan mu,menggandengnya menerobos hujan,hujan yang sama seperti saat ini.

Ah!, aku tau, kau pasti sudah lupa dengan hal hal konyol itu, tapi jujur,aku manulis ini bukan bermaksud untuk mengingatkan mu tentang semua kenagan itu.

Aku menulis ini memang karena otakku sedang mengulang ngulang kembali semua kenangan itu,bagai film hitam putih tampa suara,tentu saja, karena teredam oleh bulir bulir yang sedang jatuh diluar jendela kamar ku

Hari ini,semua tentang mu kembali memenuhi otakku,setelah sekian lama.

Semuanya, semyummu, tawamu, bahkan bola mata indah itu juga sedang menatapku mengejek dalam angan,mengejekku yang masih saja mengharapkannya untuk menatap mataku lebih lama.

Hari ini aku ingin memberi tahumu sesuatu,
Bahwa aku ternyata cukup kuat. Aku cukup kuat untuk melewati jam jam dalam hari ku .

 Aku fikir setelah perpisahan dengan mu yang menimbulkan luka itu,aku tak bisa lagi untuk melalui hari hari ku selanjutnya, tapi ternyata aku cukup bisa,buktinya sampai hati ini.

Walaupun kau tak tau,kalau hampir setiap malam aku mengharapkan hadirmu diantara titik kecil cahaya bintang yang selalu aku pandangi.

Meskipun kau tak pernah tau, setiap kali hujan turun seperti saat ini,aku selalu berharap bayangan mu datang mengajakku keluar dan menari bersama dibawah derainya. Seperti yang pernah kita lakukan dulu.

Terlepas dari semua itu, aku baik baik saja, aku rasa tak ada masalah dengan hari hari ku setelah tampamu,,,,,aku bisa melewatinya.

Sekarang,...aku hanya ingin sekedar untuk mengingatmu, mengingat semua hal yang pernah aku lewati bersama mu dulu, berbagi apa yang kurasa,mengetahui kabarmu,.

 mungkin kah senyummu masih sama seperti yang dulu?,
 apakah tawa mu masih terdengar menarik seperti biasanya.
tatapanmu masih saja membuatku melupakan luka ku?..

Dan aku juga ingin mengatakan: “setelah ribuan malam dan beratus ratus hujan yang turun sampai saat ini”, dengan tersenyum, “aku bahagia pernah menghabiskan hari hari ku bersamamu,,aku bahagia pernah menyayangi mu,meskipun dulu aku tak terlalu bisa menunjukkan rasa sayang ku kepadamu layaknya pasangan kekasih yang lain,,
Dan,,aku bahagia pernah memiliki cinta pertama seperti dirimu.”

Komentar

Postingan Populer